Selasa, 03 Desember 2013

ASOKA



Bunga ini disukai sama kupu-kupu, ternyata mereka pingin juga ikut menikmati keindahan n sarinya. Setiap aku melihat kupu-kupu pasti ada di sekitar bunga asoka itu. Aku punya yang berwarna merah, pink, n putih cantik banget… Selama ini, karena tak pernah melihat detilnya, Asoka yang berwarna merah ini bagian tengah belahan kelopak bunganya ada bagian merah yang entah disebut apa. Mungkin semacam benang sari. Kehebatan Dari Kesederhanaan Bunga Soka Sebenarnya kalau kita mau merenung sebentar, masyarkat Indonesia harusnya bersukur,  mengapa? Karena kita itu begitu dimanjakan oleh kekayaan alam negeri kita baik itu dalam segi perekonomian maupun kesehatan. Selama ini kita berkiblat pada pengobatan modern untuk menyembuhkan keluhan pada diri kita. 
Kita  tidak sadar bahwa banyak sekali tanaman di sekitar rumah yang merupakan obat ampuh untuk menyembuhkan beberapa penyakit, seerti misalnya bunga asoka. “Kesaktian” Bunga Sederhana Bernama soka, Mengapa di artikel ini disebut bunga sederhana? Karena keberadaanya sering tidak terlalu diperhatikan oleh orang-orang bahkan sampai ada pemilik bunga ini yang tidak tahu kalau nama bunga ini bunga soka. Padahal bunga ini memiliki beberapa khasiat untuk manusia misalnya sebagai penenang otot rahim. Karena memiliki sifat astringent maka para ahli pengobatan alternative menggunakannya sebagai pereda ketika pendarahan terjadi. Bunga ini dapat merangsang endometrium and merilekskan otot rahim yang kaku. Untuk para wanita yang megalami siklus haid yang tidak teratur. 
Beberapa pucuk bunga dan daun lidah buaya dapat membantu melancarkan haid dalam sekejap. Bunga yang memiliki nama latin SARCA Indica ini juga bisa mengobati keluhan darah tinggi. Caranya tinggal ambil beberapa helai bunga lalu rebus dengan 3 gelas air, setelah dibersihkan, dimasak dan matang segera minum. Perawatan Bunga Soka, Setelah mengetahui sekelumit “aksi”nya, tentu anda ingin memiliki bunga soka di halaman rumah bukan? Paling tidak, bunga ini bisa memberikan efek keindahan pada rumah anda. Bunga ini memiliki berbagai macam warna bisa merah, putih, kuning, pink dan jingga. Karena tergolong tanaman perdu, tak heran jika hidupnya kebanyakan menggerombol dengan bunga kecil-kecil yang menarik perhatian. 
Hmm sepertinya cocok jika dibuat bonsai atau pemanis pagar rumah. Jika anda ingin ia tumbuh dengan sehat maka anda harus pastikan bahwa ia berada di tempat yang mendapat asupan sinar mathari yang banyak, mengapa? Karena bila bunga ini kedinginan, ia akan cepat layu. Berhati-hati pula ketika anda merapikannya. Sebaiknya memotong bunga ketika musim berbunga selesai karena jika anda tak sengaja memtong bakal bunga, maka anda akan sukses memperlambat proses pembuahannya dimasa depan.


KAMBOJA






Bunga tropis satu ini memang elok dipandang. Kuntum bunganya membentuk rosset dengan semburat warna terang di tengahnya. Bunganya beraroma harum lamat-lamat membuat kamboja seolah menyimpan pesona mistis. Belakangan, kamboja semakin digemari karena mengandung aneka manfaat. Banyak orang mengira kamboja berasal negara Kamboja. Dugaan ini keliru karena ternyata tanaman ini berasal dari daratan Amerika Tengah.Kamboja (Plumeria SP) ditemukan Charles Plumier (1646-1706), botanis asal Perancis. Tanaman kamboja menyebar ke Indonesia melalui Belanda.Satu hal yang pasti, Indonesia juga memiliki varietas kamboja asli: jenis kamboja berbunga putih dengan bagian dalam berwarna kuning. Bunganya berukuran kecil dengan kelopak yang tidak terbuka penuh saat mekar.
Kamboja jenis ini banyak di temukan di Jawa dan tempat-tempat peribadatan di Bali.Pakar botanis menemukan empat jenis (spesies) kamboja: plumeria obtusa, plumeria pudica, plumeria rubra dan plumeria acutifolia. Selain empat jenis di atas, ada pula Rubra Tricolor atau Rubra Hybrid yang merupakan hasil silangan.Jenis silangan ini biasanya memiliki tanda berupa warna bunga yang bervariasi dan berkelopak besar. Varietas plumeria rubra, misalnya, ditandai ujung daun dan kelopak bunga runcing. Sedangkan plumeria obtuse ditandai dengan ujung daun dan kelopak membulat. Karakteristik KambojaKamboja sangat cantik sebagai elemen taman. Banyak area taman publik, perkantoran dan halaman rumah menjadi asri dengan kehadiran bunga ini. Sosok keseluruhan tanaman ini sangat eksotis dengan bentuk batang yang sangat artistik dan dekoratif.
Sebetulnya, kamboja termasuk tanaman sekulen (banyak mengandung air). Pohonnya bisa bertahan hidup hingga puluhan tahun dan mencapai tinggi 7-10 meter. Daunnya berwarna hijau dengan urat daun jelas terlihat.Bisa dibilang, kamboja dapat berbunga sepanjang tahun. Bahkan, pada bulan-bulan tertentu kamboja berbunga banyak. Tangkai bunga muncul dari ujung batang, pada setiap tangkai bunga bisa dijumpai puluhan kuntum bunga. Biasanya, kamboja berbunga serentak, namun ada jenis tertentu yang bergantian. Mudah Berkembang-biakUmumnya, kamboja mudah berkembang-biak. Bisa dengan penyemaian biji atau stek batang. Tanaman ini juga bisa tumbuh di dataran tinggi dan rendah. Satu hal yang perlu diperhatikan, kamboja termasuk tanaman sekulen yang sering kekurangan air. Namun, bila kelebihan air batangnya menjadi busuk karena virus.
 Kamboja suka sinar matahari sepanjang hari, jadi tanamlah di area terbuka. Untuk media tanam, sebaiknya gunakan media porus (tidak mengikat air). Misalnya, tanah kebun, pasir kasar dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1. Siram secukupnya 2 kali dalam seminggu.Selain ditanam di lahan terbuka, kamboja juga terlihat cantik bila ditanam dalam pot. Pot dari semen cor ukuran besar paling cocok untuk kamboja. Hindari pot plastik karena lembab dan sistem drainasenya kurang baik.Agar tampil prima, beri pupuk NPK setiap enam bulan sekali. Tanaman ini jarang terserang penyakit. Ulat dan belalang pengerat tak menyukai daun dan batangnya yang bergetah. Yang sering kita jumpai justru daun layu akibat serangan kutu dan virus daun.Hindari penyakit layu daun dengan menjaga kebersihan media dan lakukan penyemprotan fungisida dan insektisida secara berkala.
Mengobati Berbagai PenyakitSelain cantik dipandang, kamboja juga menyimpan sejuta manfaat. Getah putih yang terdapat di seluruh bagian tanaman mengandung fuvoplumierin. Zat ini dipercaya dapat mencegah pertumbuhan bakteri. Bunganya yang cantik bermanfaat sebagai obat turun panas, batuk melancarkan air seni dan buang air besar.Senyawa lain, seperti plumerid yang terdapat dalam kulit batang dapat menyembuhkan tumit pecah-pecah. Satu hal yang perlu diperhatikan, hindari getah kamboja dari mulut dan mata. Zat aktif yang terkandung di dalamnya dapat membuat gigi rontok dan merusak mata. Secara khusus di Indonesia, bunga kamboja sering diidentikkan dengan bunga kuburran atau populer dengan sebutan si Kembang Kuburan, hal tersebut karena seringnya ditemukan rimbunan bunga kamboja di area pekuburan. Namun jangan sampai kesan ngeri mengalahkan keindahan bunga ini.

ANGGREK


















Anggrek merupakan tanaman bunga hias berupa benalu yang bunganya indah. Anggrek sudah dikenal sejak 200 tahun lalu dan sejak 50 tahun terakhir mulai dibudidayakan secara luas di Indonesia. Jenis anggrek yang terdapat di Indonesia termasuk jenis yang indah antara lain: Vanda tricolor terdapat di Jawa Barat dan di Kaliurang, Vanda hookeriana, berwarna ungu berbintik-bintik berasal dari Sumatera, anggrek larat/Dendrobium phalaenopis, anggrek bulan/Phalaenopsis amabilis, anggrek Apple Blossom, anggrek Paphiopedilun praestans yang berasal dari Irian Jaya serta anggrek Paphiopedilun glaucophyllum yang berasal dari Jawa Tengah. Tanaman anggrek dapat dibedakan berdasarkan sifat hidupnya, yaitu:
  1. Anggrek Ephytis adalah jenis anggrek yang menupang pada batang/pohon lain tetapi tidak merusak/merugikan yang ditumpangi. Alat yang dipakai untuk menempel adalah akarnya, sedangkan akar yang fungsinya untuk mencari makanan adalah akar udara.
  2. Anggrek semi Ephytis adalah jenis anggrek yang menempel pada pohon/tanaman lain yang tidak merusak yang ditumpangi, hanya akar lekatnya juga berfungsi seperti akar udara yaitu untuk mencari makanan untuk berkembang.
  3. Anggrek tanah/anggrek Terrestris adalah jenis anggrek yang hidup di atas tanah.
Manfaat utama tanaman ini adalah sebagai tanaman hias karena bunga anggrek mempunyai keindahan, baunya yang khas. Selain itu anggrek bermanfaat sebagai campuran ramuan obat-obatan, bahan minyak wangi/minyak rambut. Sentra tanaman anggrek di Eropa adalah Inggris, sedangkan di Asia adalah Muangthai. Di Indonesia, anggrek banyak terdapat di Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatra ataupun di Irian Jaya.

syarat pertumbuhan anggrek:
Iklim
  1. Angin tidak dan curah hujan terlalu berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman anggrek.
  2. Sinar matahari sangat dibutuhkan sekali bagi tanaman ini. Kebutuhan cahaya berbeda-beda tergantung pada jenis tanaman anggrek.
  3. Suhu minimum untuk pertumbuhan anggrek adalah 12,7 derajat C. Jika suhu udara malam berada di bawah 12,7 derajat C, maka daerah tersebut tidak dianjurkan untuk ditanam anggrek (di dataran tinggi Dieng).
  4. Tanaman anggrek tidak cocok dalam suasana basah terus menerus, akan tetapi menyukai kelembaban udara di siang hari 65-70 %.
Media Tanam, terdapat 3 jenis media untuk tanaman anggrek, yaitu:
  1. Media untuk anggrek Ephytis dan Semi Ephytis terdiri dari:
    1. Serat Pakis yang telah digodok.
    2. 2. Kulit kayu yang dibuang getahnya.
    3. Serabut kelapa yang telah direndam air selama 2 minggu.
    4. Ijuk.
    5. Potongan batang pohon enau.
    6. Arang kayu .
    7. Pecahan genting/batu bata.
    8. Bahan-bahan dipotong menurut ukuran besar tanaman dan akarnya. Untuk anggrek Semi Epirit yang akarnya menempel pada media untuk mencari makanan, perlu diberi makanan tambahan seperti kompos, pupuk kandang/daun-daunan.
  2. Media untuk anggrek Terrestria : Jenis anggrek ini hidup di tanah maka perlu ditambah pupuk kompos, sekam, pupuk kandang, darah binatang, serat pakis dan lainnya.
  3. Media untuk anggrek semi Terrestria : Bahan untuk media anggrek ini perlu pecahan genteng yang agak besar, ditambah pupuk kandang sekam/serutan kayu. Dipakai media pecahan genting, serabut kayu, serat pakis dan lainnya. Derajat keasaman air tanah yang dipakai adalah 5,2.
Ketinggian Tempat
Ketinggian tempat yang cocok bagi budidaya tanaman ini dapat dibedakan menjadi 3 macam yaitu:
  1. Anggrek panas (ketinggian 0-650 m dpl) : Anggrek panas memerlukan suhu udara 26-30 derajat C pada siang hari, 21 derajat C pada malam hari, dengan daerah ketinggian 0-650 meter dpl. Contoh jenis anggrek ini adalah:
    1. Dendrobium phalaenopsis
    2. Onchidium Papillo
    3. Phaphilopedillum Bellatum
  2. Anggrek sedang (ketinggian 150-1500 m dpl) : Anggrek sedang pada suhu udara siang hari 21 derajat C dan 15–21 derajat C,pada malam hari, dengan ketinggian 150-1500 m dpl.
  3. Anggrek dingin (lebih dari 1500 m dpl) : Anggrek dingin jarang tumbuh di Indonesia, tumbuh baik pada suhu udara 15-21 derajat C di siang hari dan 9–15 derajat C pada malam hari, dengan ketinggian = 1500 m dpl. Contoh: anggrek jenis Cymbidium.                                               

Kamis, 21 November 2013

SAKURA

    Cherry tree is one tree belonging to the familia Rosaceae , genus Prunus trees similar to plums, peaches , or apricots , but it is generally classified in the subgenus sakura cherry . The origins of the word " sakura " is the word " pocket " ( Japanese for " bloom " ) that states plus the plural suffix " ra " . In English , the cherry blossoms are called cherry blossoms .
Flower color depending on the species , some white with a little pink , light yellow , pink , light green or red light .
Flowers are classified into 3 types based on the composition of the leaf crown :
single flower with petals layer
double flowers with petals layered
semi- double flowers
Sakura trees bloom once a year , on the island of Honshu , sakura flower buds begin to look at the types someiyoshino end of winter and the flowers bloom in late March to early April when the weather begins to warm up .
In Japan , the flowering cherry someiyoshino types of Okinawa started in February , followed in the west part of the island of Honshu , up in Tokyo , Osaka , Kyoto in late March to early April , and then move gradually to the north , and ending in Hokkaido in when the Golden Week holidays .
Issued annually observers sakura cherry blossom maps someiyoshino movement from west to east and then north called sakurazensen . By using the known location map can sakurazensen cherry blossoms are blooming at any given moment .
*Characteristic:
Characteristic of sakura flowers types someiyoshino is first bloom before the leaves started to come out . Dozens , hundreds , even thousands of trees that are in the same location , the flowers begin to bloom simultaneously and fall one by one at the same time .
Cherry blossoms someiyoshino types can only last approximately 7 to 10 days calculated from the flower buds open to flowers began to fall . Collapse of the cherry blossoms depends on the weather conditions and often accelerated by heavy rains and strong winds . Several species of birds known to eat the flowers that are sweet , while the pigeons ate all the flowers .
Rare opportunity rollicking picnic under the cherry tree to enjoy the blooming cherry blossoms called hanami ( Ohanami ) . While doing hanami is when all the cherry trees are there somewhere all the flowers are blooming .
In Japan there is a standard for conveying information rate of blooming cherry blossoms , ranging from the opening of the flower buds ( Kaika ) , 10 % of the blossoming flower buds on the tree ( ichibuzaki ) until the flowers bloom entirely ( mankai ) . Interest loss quickly replaced with the release of the young leaves . Cherry tree flowers started falling out and start growing young leaves as much as 10 % called Ichibu hazakura . Meanwhile , all the flowers of cherry trees that had fallen out and only have the young leaves called hazakura ( sakura leaf ) .
Flowers of blossoming tree species yamazakura slower than other types of someiyoshino and flowers bloom simultaneously with the release of the young leaves .